Langsung ke konten utama

Keindahan dan Kesejukan Curug Bibijilan jadi Spot Wisata Incaran

Kira-kira apa ya obat mumet yang cocok untuk kawula muda Indonesia? Yang hari-harinya dipenati segudang pekerjaan ataupun persoalan-persoalan hidup yang menjejali pikiran. 

Jawabannya sih sudah pasti, healing! Healing atau pemulihan diri ini sebetulnya luas sekali. Setiap orang bisa self healing dengan caranya sendiri. Salah satunya memanjakan mata dan menikmati ketenangan alam agar pikiran kembali segar. 

Dan ini dia, salah satu tempat wisata yang dapat me-refresh otak kita: Curug Bibijilan. Air terjun yang tepat berada di kecamatan Nyalindung, kabupaten Sukabumi ini memiliki keindahan memikat dan suasana yang sejuk. Keheningannya mampu menenangkan perasaan dan pikiran setiap wisatawan. Tak heran, jika sampai saat ini Curug Bibijilan masih banyak dikunjungi dan menjadi spot wisata incaran.





Curug Bibijilan ini juga sangat cocok untuk spot foto ataupun video. Memiliki tujuh tingkat curug dan kita bisa menjamah setiap tingkatnya, yakni bagian atas, tengah, maupun bawah. Hanya saja untuk sampai ke bawah jalannya akan sangat curam. Bagi pemula tentunya harus hati-hati saat menyususri jalannya.




Tempat wisata ini sangat cocok untuk melepas penat. Kamu bisa bebas mengunjungi Curug Bibijilan ini baik weekday maupun weekend. Dan jangan khawatir, akses untuk pengunjung sangatlah mudah. Kamu hanya tinggal datang dan menikmati keindahan serta kesejukannya.

Jadi bagaimana nih, para kawula muda, menarik bukan? Yuk, segera refresh otakmu ke tempat yang cantik ini. Jangan melulu berdiam dalam kelelahan, sejenak lepaskan. Alam tengah menunggu kedatanganmu!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Eksistensi Wayang Golek di Kabupaten Sukabumi

Kini masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan namanya wayang golek, apalagi untuk masyarakat Jawa Barat. Namun, apakah kesenian yang sudah dikenal tidak akan terasingkan? Jawabannya belum tentu. Kesenian termasuk di dalamnya wayang golek bisa saja tenggelam ditelan zaman, bisa jadi pula ia semakin nampak di kancah negara bahkan dunia. Lalu, bagaimanakah kehadiran wayang golek saat ini dan bagaimana cara seorang seniman mempertahankannya? https://youtu.be/MbREsJOiLZk Wayang golek merupakan salah satu seni pertunjukan  teater rakyat berupa wayang yang terbuat dari boneka kayu dan berasal dari masyarakat Sunda. Selain untuk pelengkap upacara selamatan atau ruwatan, pertunjukan seni wayang golek juga berfungsi sebagai hiburan dalam acara-acara tertentu. Pada dasarnya, wayang golek masih bisa ditemukan di beberapa pedesaan. Salah satunya yaitu di daerah Cidolog, kabupaten Sukabumi. Berkembang dari tangan seorang dalang bernama Ade Koswara. Berkatnya, wayang golek masi...

Dibalik Monpera Jabar

Gambar: Monpera Jabar, dari bandung.go.id Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) menjadi salah satu ikon Jawa Barat. Berdiri kokoh tepat di kota Bandung, Jl. Dipatiukur, seberang Gedung Sate, yang membelakangi Gunung Tangkuban Perahu. Pemandu Monumen Perjuangan, Mochamad Rikrik mengungkapkan bahwa monumen ini diarsiteki oleh Slamet Wirasonjaya dan seorang seniman bernama Sunaryo, yang kemudian diresmikan pada 23 Agustus 1995, oleh Gubernur Jawa Barat yang tengah menjabat saat itu Nana Nuriana.  Model bangunannya berbentuk bambu runcing dengan gaya arsitektur modern yang berjumlah 5 tugu dengan ketinggian 17 meter. Terdapat burung garuda sebagai dasar negara. Kemudian terdapat 17 anak tangga, sisi monumen ada tiang tiang penyangga sebanyak 8 buah, Bentuk dari monumennya ialah lingkaran berdiameter 45. Angka-angka tersebut melambangkan hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. Bangunannya yang megah tentu menyimpan sejuta sejarah. Setiap sudutnya ditata dengan begitu detil dan penuh ...

Pameran Berkelas? Grey Art Gallery Jawabannya!

Penikmat seni wajib mengunjungi tempat yang satu ini! Bagi yang sudah pernah kesini pasti tahu dong nama tempatnya. Ya, betul sekali! Grey Art Gallery. Berlokasi di Jalan Braga No 47, Bandung, Jawa Barat. Area yang strategis dan populer di kota Bandung sebagai salah satu destinasi wisata. Dilansir dari Kompas.com, Manajer Operasional Grey Art Gallery Ari Nugraha mengatakan, galeri ini bertujuan untuk mengakomodir aspirasi, kreativitas ataupun bentuk-bentuk produk untuk keberlangsungan ekosistem seni rupa.   Grey Art Gallery ini baru dibuka awal tahun 2023, yang menggelar pameran secara berkala. Dan baru-baru ini telah digelar pameran Behind Those Eyes karya seniman Peter Rhian.    Untuk jam bukanya setiap hari, pukul 10.00 - 20.00 WIB. Harga tiketnya sendiri, mulai dari Rp 20.000 saat hari kerja (weekdays) dan Rp 35.000 saat akhir pekan (weekend). Terbuka untuk umum, dengan syarat tidak boleh membawa makanan dan minuman ke dalam galeri. Ditelusuri dari akun instagram...